Ilustrasi/Medcom.id.

Moskow: Rusia telah menahan seorang warga Amerika Serikat (AS) yang dicurigai sebagai mata-mata. Layanan keamanan FSB merilis laporan penahanan tersebut.

Dilansir dari AFP, Senin 31 Desember 2018, warga Amerika tersebut terbukti melakukan tindakan spionase dan segera dijerat dengan pasal kriminal.

Namun, FSB tak membeberkan detil tindakan yang diduga memata-matai Rusia tersebut. Bahkan nama warga AS itu disamarkan menjadi Paul Whelan.

Penangkapan ini terjadi setelah serangkaian tuduhan terhadap Rusia yang diduga terlibat skandal agen mata-mata terhadap Barat.

Kasus yang belum rampung hingga saat ini adalah keterlibatan Rusia dalam percobaan pembunuhan terhadap Sergei Skripal dan putrinya di Inggris. Skripal merupakan mantan agen mata-mata Rusia.

Selain itu, ada kasus Maria Butina. Wanita ini didakwa melakukan konspirasi sebagai agen intelijen Rusia dan memengaruhi para politikus AS dan kelompok tertentu demi kepentingan Rusia.

Penangkapan Butina diprotes keras oleh Kementerian Luar Negeri Rusia dan AS tidak mengabulkan permohonan pemberian jaminan untuk pembebasan Butina. 

(WIL)