Ikon Persija Sampai Ikut Merespons Sindiran Rochy Putiray

JawaPos.com – Ikon Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (Bepe) sampai ikut merespons pernyataan pedas Rochy Putiray. Dia ingin semua pihak bisa membawa bukti soal dugaan setting-an juara di Liga 1 2018.

Sebelumnya, saat berkomentar dalam salah satu akun Youtube, Rochy memang menyebut Persija pasti juara. Dia curiga kalau ada permainan yang bikin langkah Persija bisa sangat mulus.

Bepe sendiri menyebut kalau Rochy punya alasan kuat di balik pernyataannya. Dia ingin sindiran itu bisa menjadi momentum untuk semua pihak agar membuka lebar-lebar dugaan pengaturan pertandingan.

Berikut petikan ‘cuitan’ Bepe di media sosial Twitter;

Beberapa bulan lalu, tiba-tiba saya ingin menulis cerita tentang seorang pesepakbola nasional yg paling tau cara, ‘mengejawantahkan’ arti bermain untuk negaranya. Totalitasnya dalam bermain berada di atas rata-rata.

Saya bahkan sempat menemui yang bersangkutan. Secara langsung saya meminta ijin untuk menulis tentang dirinya, dan dia pun mengijinkan. Tujuannya tentu untuk referensi, dan inspirasi pesepakbola jaman sekarang. Pemain tersebut bernama Rochy Melkiano Putiray.

Beberapa waktu lalu Kaka Nyong (begitu saya biasa memanggilnya) menyampaikan pendapat, jika ‘(selama ini) Juara liga Indonesia sudah diatur’. Semua orang pun kaget, hmmm tidak semua orang sih.

Respons saya: “Di mata saya Kaka Nyong adalah pemain yg cukup memiliki integritas. Oleh karena itu, saya yakin jika dia memiliki dasar yang kuat dalam menyampaikan pendapatnya”.

Reaksi kita seharusnya adalah menjadikan pendapat tersebut sebagai sebuah fakta baru, untuk mendorong segera terbentuknya sebuah tim khusus, guna mencari tahu apa sebenarnya yang terjadi (selama ini) di sepak bola kita. Bukan malah memojokkan yang bersangkutan.

Apakah benar sejak Ligina l (bahkan mungkin sebelumnya) gelar juara liga Indonesia bisa dipesan? integritas sepak bola kita dipertaruhkan.

Ayo PSSI, ayo pemerintah, ini momentum. Jangan lewatkan begitu saja. Rasanya kita semua sepakat, bahwa sepak bola Indonesia harus dikelola, dan berjalan ke arah yg lebih baik.

(ies/JPC)